Sebagian parents mungkin pernah menyadari, bayi mereka lebih sering menoleh ke satu sisi saja—baik saat tidur, menyusu, maupun bermain. Sekilas terlihat seperti kebiasaan biasa, tapi kondisi ini bisa jadi merupakan tanda tight neck.
Meski umum terjadi pada bayi, kondisi ini tetap perlu diperhatikan sejak dini agar tidak berkembang menjadi masalah yang lebih serius.
Tight neck adalah kondisi di mana otot leher bayi mengalami ketegangan atau pemendekan, sehingga bayi cenderung memiringkan kepala atau menoleh ke satu arah saja.
Jika tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini bisa berkembang menjadi Torticollis, yaitu posisi kepala yang miring secara menetap akibat otot leher yang tidak seimbang.
Beberapa faktor yang dapat menyebabkan kondisi ini antara lain:
Kabar baiknya, sebagian besar kasus tight neck bisa dibantu dengan stimulasi sederhana di rumah:
Mulai dari durasi singkat, lalu tingkatkan secara bertahap. Aktivitas ini membantu memperkuat otot leher, bahu, dan punggung bayi.
Gunakan mainan, suara, atau interaksi dari sisi yang jarang dilihat bayi untuk melatih pergerakan lehernya.
Coba variasikan posisi saat menggendong, menyusui, maupun menidurkan bayi agar tidak terpaku pada satu sisi saja.
Peregangan bisa membantu, namun harus dilakukan dengan teknik yang tepat dan idealnya sudah diajarkan oleh tenaga medis.
Segera konsultasikan ke dokter jika:
Penanganan sejak dini akan membantu mencegah kondisi berkembang lebih lanjut dan mendukung tumbuh kembang bayi secara optimal.
Hal kecil seperti bayi yang sering menoleh ke satu arah memang mudah terlewat. Namun, dengan perhatian dan observasi sejak dini, parents bisa membantu si kecil tumbuh dengan lebih optimal.
Karena pada akhirnya, perhatian kecil hari ini bisa berdampak besar untuk masa depan mereka 💛