Bagi banyak working parents, menyiapkan makanan untuk anak sering kali menjadi tantangan tersendiri. Namun, pengalaman seorang content creator dan working mom, Shadira Firdausi, menunjukkan bahwa keterbatasan waktu tidak menghalangi orang tua untuk tetap menghadirkan momen makan yang menyenangkan bagi anak.
Shadira dikenal konsisten meluangkan waktu untuk menyiapkan bekal makanan anaknya, Jinji. Menariknya, fokus utama yang ia lakukan bukan semata pada jenis makanan yang disajikan, melainkan pada kreativitas plating dan cara penyajian agar anak lebih tertarik untuk makan.
Faktanya, di tahap tumbuh kembang, anak cenderung lebih responsif terhadap tampilan visual makanan. Kesan pertama yang menyenangkan dapat membantu meningkatkan minat makan anak. Makanan anak tidak harus selalu dibentuk karakter atau menggunakan bahan yang rumit. Plating yang rapi, berwarna, dan tampak familiar justru dapat membuat anak lebih nyaman saat mulai makan, lebih tertarik mencoba, serta tidak kaget ketika dikenalkan dengan menu baru.
Selain tampilan, cara menyuapi dan suasana makan juga berperan penting. Pendekatan yang tenang, tanpa paksaan, serta konsistensi rutinitas makan membantu anak membangun hubungan yang positif dengan makanan.
Meski kreativitas plating dapat membantu meningkatkan nafsu makan, tetap perlu memastikan bahwa menu yang disajikan memenuhi kebutuhan gizi anak. Dengan keseimbangan antara nutrisi, tampilan, dan cara penyajian, momen makan dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna bagi anak dan orang tua.